Newestindonesia.co.id, Militer Israel kembali melancarkan serangan udara yang menyasar wilayah Gaza, Palestina. Insiden tersebut mengakibatkan sedikitnya lima orang tewas, termasuk anak-anak dan perempuan, serta puluhan lainnya mengalami luka-luka.
Juru bicara Pertahanan Sipil Gaza, Mahmoud Bassal, mengonfirmasi jumlah korban jiwa dan luka akibat serangan udara yang menghantam sebuah kendaraan transportasi umum tersebut.
“Terdapat lima orang yang gugur dan 20 orang terluka, termasuk sejumlah anak-anak dan perempuan… akibat serangan udara Israel yang menyasar sebuah bus penumpang di Tel al-Hawa,” kata Mahmoud Bassal kepada AFP.
Bassal menjelaskan bahwa bus tersebut dalam kondisi sedang mengangkut warga sipil yang melintas di antara Kota Gaza menuju wilayah tengah dan selatan Palestina. Serangan berdarah itu dilancarkan langsung dari udara menggunakan teknologi pesawat nirawak.
Menurut keterangannya, bus dihantam “oleh dua rudal yang ditembakkan dari pesawat nirawak (drone) Israel, yang menyebabkan bagian depannya hancur dan bus tersebut terbakar habis”.
Hingga berita ini diturunkan, pihak militer Israel telah dihubungi untuk dimintai tanggapan dan konfirmasi resmi mengenai insiden serangan tersebut.
Secara terpisah, pihak Rumah Sakit Al-Shifa di Kota Gaza mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima para korban dari lokasi kejadian untuk mendapatkan penanganan medis.
Pihak RS Al-Shifa mengonfirmasi lima jenazah dan beberapa orang yang terluka telah tiba di fasilitas medis tersebut menyusul serangan udara Israel yang menyasar sebuah kendaraan di dekat gedung kantor kabinet yang telah hancur di kawasan Tel al-Hawa.
Eskalasi konflik di Gaza yang terus berlangsung dipicu oleh serangan Hamas terhadap Israel pada tahun 2023 lalu. Berdasarkan catatan data resmi pihak Israel yang dihimpun AFP, serangan awal tersebut menewaskan 1.221 orang.
Sebagai balasan atas serangan itu, operasi dan serangan besar-besaran yang dilancarkan militer Israel selama berturut-turut telah meratakan sebagian besar kawasan Gaza. Berdasarkan data terbaru dari Kementerian Kesehatan Gaza, total korban tewas akibat serangan balasan Israel kini telah menembus lebih dari 74.000 jiwa.











Komentar