Lubuk Linggau, VNM— Informasi mengenai seorang pasien yang disebut meninggal dunia saat berada dalam ambulans dalam perjalanan menuju RS Ar Bunda dan diduga terjebak kemacetan saat pelaksanaan uji coba Car Free Night (CFN) di Kota Lubuk Linggau, Sabtu malam (3/10/2026), hingga kini belum terkonfirmasi kebenarannya.
Informasi tersebut sebelumnya viral setelah dibagikan melalui akun Facebook Info Kriminal Linggau. Dalam narasi yang beredar, disebutkan ambulans yang membawa pasien mengalami kemacetan saat menuju rumah sakit.
Salah satu kerabat pasien dalam informasi yang sebelumnya beredar menyampaikan keluhan terkait kondisi lalu lintas.
“Wak aku barusan meninggal dunia dalam perjalanan sebelum sampe ke RS Ar Bunda. Harusnya di sekitar situ jalan tetap dibikin lancar untuk ambulans, tapi kenyataannya malah macet total,” tutur salah satu kerabat korban.
Namun, setelah informasi tersebut menjadi viral, muncul perkembangan penting terkait kebenaran informasi tersebut.
Melalui akun Facebook Info Kriminal Linggau, menyampaikan klarifikasi bahwa informasi mengenai pasien yang terjebak macet CFN saat menuju rumah sakit hingga dikabarkan meninggal dunia tersebut belum terkonfirmasi kebenarannya.
Dalam klarifikasinya, Info Kriminal Linggau menjelaskan bahwa informasi awal diterima melalui pesan langsung atau DM Facebook dari akun bernama Kincau Linggau.
“Awalnya info tersebut dikirim oleh akun bernama Kincau Linggau ke DM Facebok kami. Membaca keluhan tersebut timbul rasa kemanusiaan dan kami merasa perlu untuk menyuarakanya,” demikian penjelasan dalam klarifikasi tersebut.
Setelah informasi menjadi viral, pihak Info Kriminal Linggau kemudian berupaya meminta klarifikasi mengenai kebenaran informasi melalui akun Kicau Mania. Namun, menurut keterangan admin, akun tersebut kemudian diketahui tidak aktif.
“Namun setelah viral dan kami minta klarifikasi kebenaran melalui akun Kicau Mania, akun tersebut justru non-aktif.”
Atas kondisi tersebut, Info Kriminal Linggau menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena informasi yang disampaikan sebelumnya telah menimbulkan kegaduhan di media sosial.
“Atas kejadian ini, kami selaku admin Info Kriminal Linggau memohon maaf karena telah membuat kegaduhan di media sosial (medsos).”
Media ini sebelumnya telah menerbitkan informasi mengenai peristiwa tersebut berdasarkan informasi yang beredar di media sosial.
Dengan adanya klarifikasi terbaru dari akun Info Kriminal Linggau selaku pihak yang sebelumnya turut menyebarluaskan informasi, maka pemberitaan ini diterbitkan sebagai pembaruan dan koreksi informasi.
Dengan demikian, informasi mengenai pasien yang disebut meninggal dunia setelah ambulans yang membawanya terjebak kemacetan CFN belum dapat dinyatakan sebagai fakta yang terverifikasi.
Hingga saat ini, belum diperoleh konfirmasi resmi yang dapat memastikan kronologi tersebut, termasuk apakah benar terjadi kemacetan yang menghambat ambulans dan apakah terdapat hubungan antara kemacetan CFN dengan meninggalnya pasien.Media ini akan tetap mengedepankan prinsip verifikasi dan berimbang dalam perkembangan informasi selanjutnya.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak menyebarluaskan kembali informasi yang belum terverifikasi guna menghindari kesimpangsiuran dan kegaduhan di tengah masyarakat.
Catatan redaksi: Pemberitaan ini merupakan pembaruan atas informasi yang sebelumnya telah diterbitkan. Setelah adanya klarifikasi dari akun Info Kriminal Linggau, status informasi mengenai korban meninggal tersebut dinyatakan belum terkonfirmasi sampai terdapat keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan.
(Red)











Komentar