Menu

Mode Gelap
SAPMA PP TEGAS MENOLAK PENYEBARAN HOAX, MANIPULASI AI, DAN DUGAAN PENCEMARAN NAMA BAIK SAPMA PP Musi Rawas Konfirmasi Belanja Makan dan Minum Ketua DPRD, Bendahara Enggan Beri Jawaban Heboh Foto Syur Diduga Libatkan Oknum Kades di Musi Rawas, SAPMA PP Minta Bupati Segera Telusuri Sawit Bukan Alasan Mengabaikan Sempadan Sungai, SAPMA Minta Perusahaan Taat Aturan SAPMA PP Soroti Transparansi Perjalanan Dinas DPRD Musi Rawas: Uang Publik Jangan Sulit Ditelusuri

News · 30 Agu 2026 05:35 WIB ·

SAPMA PP TEGAS MENOLAK PENYEBARAN HOAX, MANIPULASI AI, DAN DUGAAN PENCEMARAN NAMA BAIK


					SAPMA PP TEGAS MENOLAK PENYEBARAN HOAX, MANIPULASI AI, DAN DUGAAN PENCEMARAN NAMA BAIK Perbesar

Lubuklinggau, VNM— Pengurus Cabang Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila ( SAPMA PP ) Kota Lubuklinggau mengecam keras adanya informasi yang beredar melalui akun Facebook yang diduga palsu, yang memuat tudingan mengenai adanya perselingkuhan yang melibatkan salah satu kader partai.

Informasi tersebut kemudian disebarluaskan di ruang publik dengan menggunakan narasi dan materi visual yang diduga telah dimanipulasi atau dibuat dengan bantuan Artificial Intelligence (AI), sehingga berpotensi membuat masyarakat percaya terhadap suatu informasi yang sebenarnya tidak sesuai dengan fakta yang kami ketahui.

Tidak hanya itu, terdapat pula penggunaan sejumlah foto yang diduga merupakan foto milik orang lain yang diambil dari media sosial tanpa hak atau tanpa izin, kemudian digunakan dalam narasi tersebut untuk memperkuat tudingan dan menggiring persepsi publik terhadap pihak yang menjadi sasaran.

PC SAPMA Pemuda Pancasila Kota Lubuklinggau memandang persoalan ini sebagai sesuatu yang serius. Perkembangan teknologi AI seharusnya digunakan untuk kemajuan dan kemanfaatan masyarakat, bukan disalahgunakan untuk membuat konten manipulatif, membangun narasi palsu, atau menggiring masyarakat kepada kesimpulan yang tidak berdasarkan fakta.

Ketua Cabang SAPMA PP Lubuklinggau Rendy Darma, melalui Kabid Pemberdayaan Wanita Deli Puspita. S, menegaskan bahwa pihaknya sangat menyayangkan munculnya konten tersebut, terlebih informasi yang disebarluaskan diduga menggunakan materi visual yang telah dimanipulasi dengan teknologi Artificial Intelligence (AI) serta menggunakan foto yang diduga diambil dari media sosial pihak yang menjadi sasaran pemberitaan.

“Kami mengecam keras tindakan penyebaran informasi yang diduga hoaks dan mencemarkan nama baik. Apalagi jika teknologi AI digunakan untuk memanipulasi foto atau informasi sehingga seolah-olah menjadi sebuah fakta. Teknologi seharusnya digunakan untuk hal-hal yang positif, bukan untuk menyerang kehormatan dan nama baik seseorang,” tegas Deli Puspita.

Jika benar informasi tersebut merupakan hoaks dan konten yang sengaja direkayasa, maka tindakan semacam ini tidak dapat dianggap sebagai candaan atau sekadar persoalan media sosial.

Penyebaran informasi yang tidak benar, apalagi disertai penggunaan foto orang lain dan teknologi manipulasi digital, dapat menimbulkan dampak serius terhadap nama baik, kehormatan, reputasi, serta kehidupan sosial seseorang.

PC SAPMA Pemuda Pancasila Kota Lubuklinggau menegaskan bahwa kebebasan berpendapat bukan berarti kebebasan untuk memfitnah. Kebebasan menggunakan media sosial bukan berarti bebas memproduksi dan menyebarkan informasi palsu. Dan kemajuan AI bukanlah alat untuk menyamarkan kebohongan menjadi seolah-olah sebuah kebenaran.

ATAS PERSOALAN TERSEBUT, PC SAPMA PEMUDA PANCASILA KOTA LUBUKLINGGAU MENYATAKAN SIKAP :

1. Mengecam keras segala bentuk penyebaran hoaks, fitnah, manipulasi informasi, dan dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial.

2. Mengecam tindakan oknum yang menggunakan akun yang diduga palsu untuk menyebarkan tudingan yang belum terbukti kebenarannya dan berpotensi menggiring opini masyarakat.

3. Mengecam segala bentuk penyalahgunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) apabila digunakan untuk membuat atau memanipulasi konten dengan tujuan menyesatkan masyarakat, merusak reputasi, atau menyerang kehormatan seseorang.

4. Mengecam penggunaan foto yang diduga diambil atau dicuri dari media sosial pihak lain, kemudian digunakan untuk mendukung narasi atau tudingan yang tidak benar.

5. Meminta pihak yang membuat dan menyebarkan informasi tersebut untuk bertanggung jawab serta membuktikan setiap tuduhan yang telah disampaikan kepada publik.

6. Meminta masyarakat agar tidak mudah percaya, menyebarluaskan, maupun memperbanyak konten yang belum terverifikasi, karena setiap penyebaran ulang dapat semakin memperluas dampak dari informasi yang belum terbukti kebenarannya.

7. PC SAPMA Pemuda Pancasila Kota Lubuklinggau akan melakukan penelusuran dan pengumpulan bukti, termasuk terhadap akun, konten, materi foto/video, serta jejak digital yang berkaitan dengan penyebaran informasi tersebut.

8. Apabila berdasarkan bukti dan kajian hukum ditemukan adanya unsur pelanggaran hukum, PC SAPMA Pemuda Pancasila Kota Lubuklinggau akan menempuh jalur hukum melalui aparat penegak hukum yang berwenang.

9. PC SAPMA Pemuda Pancasila Kota Lubuklinggau akan mengawal persoalan ini sampai tuntas, agar dapat diketahui secara terang mengenai asal-usul informasi, pihak yang membuat, pihak yang menyebarkan, serta fakta sebenarnya berdasarkan bukti dan proses hukum yang berlaku.

10. Kami meminta agar persoalan ini tidak diselesaikan dengan opini, tekanan, ataupun perang narasi di media sosial, melainkan melalui fakta, bukti, klarifikasi, dan mekanisme hukum.

JANGAN BERSEMBUNYI DI BALIK AKUN PALSU DAN TEKNOLOGI

Deli juga mengimbau masyarakat agar tidak ikut memperpanjang penyebaran informasi yang belum terverifikasi. “Kami meminta masyarakat jangan mudah percaya dan jangan ikut menyebarkan konten yang belum jelas kebenarannya. Jangan sampai kita justru menjadi bagian dari penyebaran hoaks hanya karena ikut membagikan sebuah unggahan,” pungkasnya.

Jika memang memiliki bukti, sampaikan secara terbuka dan pertanggungjawabkan.
Jangan membuat narasi berdasarkan rekayasa.
Jangan menggunakan foto orang lain untuk memperkuat tuduhan.
Jangan memanfaatkan AI untuk memproduksi informasi yang menyesatkan.
Dan jangan merasa bahwa identitas di balik akun media sosial akan membuat seseorang terbebas dari pertanggungjawaban hukum.

PC SAPMA Pemuda Pancasila Kota Lubuklinggau akan mengawal persoalan ini berdasarkan fakta dan bukti, bukan berdasarkan opini.

Kami tidak sedang membangun kegaduhan.
Kami sedang menjaga kebenaran, kehormatan, dan tanggung jawab dalam ruang publik.

Jika benar, sampaikan berdasarkan fakta.
Jika menuduh, buktikan secara hukum.
Jika menggunakan foto orang lain, pertanggungjawabkan.
Jika menggunakan AI untuk memanipulasi informasi, siap pertanggungjawabkan.
Jika melanggar hukum, kami tempuh jalur hukum.

(Rilis)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Lainnya

SAPMA PP Musi Rawas Konfirmasi Belanja Makan dan Minum Ketua DPRD, Bendahara Enggan Beri Jawaban

29 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Heboh Foto Syur Diduga Libatkan Oknum Kades di Musi Rawas, SAPMA PP Minta Bupati Segera Telusuri

29 Agustus 2026 - 10:06 WIB

Sawit Bukan Alasan Mengabaikan Sempadan Sungai, SAPMA Minta Perusahaan Taat Aturan

27 Agustus 2026 - 13:42 WIB

SAPMA PP Soroti Transparansi Perjalanan Dinas DPRD Musi Rawas: Uang Publik Jangan Sulit Ditelusuri

27 Agustus 2026 - 13:15 WIB

APAK Minta Kejati Sumsel Bidik Anggaran BPBD Muratara, Proyek Tebing Rp12,9 Miliar Jadi Sorotan

26 Agustus 2026 - 18:39 WIB

Misteri Amplop Belum Dibuka, Jawaban Inspektur Lubuk Linggau: “Nanti Kalau Sudah Selesai”

22 Agustus 2026 - 04:43 WIB

Trending di News